<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/8008527874280205625?origin\x3dhttp://chewani.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
30.7.09 9:24 PM

Selalu aku tuliskan di buku langit Serian ini biru.

Tapi kelmarin ia merah.

Dan hari ini kelabu.


Buat pertama kali dalam sejarah hidup aku di Bumi Kenyalang selama setengah tahun ini, aku terasa mahu pulang;

dan meninggalkan segala hutan, kebun, gunung, bukit, sungai, air terjun, padang, bintang, bulan dan matahari yang kononnya aku cinta itu. Meninggalkan sekolah dan anak-anak pribumi yang manis-manis yang kononnya aku sangat sayang itu.

Konon?



Orang yang tidak mahu memahami aku atau aku sebenarnya yang sengaja tidak mempedulikan orang?


[Air mata aku sebenarnya sudah lama kemarau.]


-che'wani-


-waktu malaya-



-che'wani-

23 Mac 1983
Kuala Lumpur

perempuan
melayu
terakhir

-coret coret-

~Perjalanan Yang Jauh~


Jauh di seberang sana masih tidak kelihatan,
Walaupun telah lama kuredahi denai beronak duri ini,
Usah lagi dikira parut luka dan calar di atas tubuhku,
Tidak sekelumit pun bara cita-citaku kan padam.


Mana dia? Mana dia penghujung perjalanan ini?
Telah kuredah dan tempuh masih belum temui,
Tegukan kejayaan cuma menghilangkan sekelumit dahaga,
Sedangkan haus yang kurasa makin menyala-nyala.


Aku menukar dari satu jalan ke jalan lain,
Namun telah kupastikan dulu ia lurus tidak berliku,
Namun samada di sana atau di sini,
Duri tajam tetap menembusi tubuhku.


Apa kau kira jalanmu kan lebih mudah?
Ditendang digoncang takkan goyah?
Tidak! Nescaya jalanmu kan lebih berliku,
Teruskanlah asal jangan jatuh selalu.


Jauh lagi perjalanan kita,
Entah separuh pun masih belum tiba,
Aku belum tamat dan begitu juga dirimu,
Namun kuharap kita kan tetap bertemu,
Di penghujung rindu..



Muhsin Ramli,
11 Feb 1999.



-cakap cakap-






-catatan-

"Because you a teacher, you must also be a lifelong student."

"Touch your students' heart, and you will win their minds."

"Be kind to your students and they will learn kindness."

"Things never go so well that one should have no fear nor so ill that one should have no hope."